10 Besar Peringkat Bulutangkis Dunia (Peringkat BWF) – Sangat disayangkan peringkat Indonesia kalah dengan negara yang baru memulai bulutangkis. Dengan kata lain baru belajar. Bagaimana mungkin hal itu terjadi. Sangat menyedihkan tentunya setelah melihat kejayaan Indonesia memudar dan merosot hilang dari prestasi terbaik yang pernah diraih. Prestasi terbaik Indonesia saat ini hanya dari ganda campuran, ganda Putra dan Ganda  Putri. Itupun tidaklah bagus-bagus amat. Di ganda putra Indonsia hanya mampu finish di posisi empat dunia, ganda putri di poisi lima, ganda campuran di posisi tiga dan posisi sembilan. Entah kemana tunggal putra dan putri. Negara yang dikenal dengan bulu tangkis justru harus kalah saing dengan negara seperti India yang mampu masuk 10 besar tunggal putra dan putri. Di tunggal putra India mampu menduduki peringkat dua dan di tunggal putri menduduki peringkat tiga

Badminton World Federation atau disingkat dengan BWF adalah Federasi Bulutangkis Dunia yang diakui oleh Komite Olimpiade Internasional yang berfungsi untuk mengatur, mempromosikan, mengelola dan mengembangkan Olahraga bulutangkis di dunia Internasional. Federasi Bulutangkis Dunia yang beranggotakan 180 Negara ini berkantor pusat di Kuala Lumpur Malaysia. Untuk menentukan kualifikasi Kejuaraan Dunia dan Olimpiade, Federasi Bulutangkis Dunia melakukan pemeringkatan terhadap Tim Nasional Negara anggotanya serta penilaian terhadap Pemain-pemain Bulutangkis dari Tim Nasional tersebut.

Daftar 10 Besar Peringkat Bulutangkis Dunia berdasarkan data tahun 2015.

Secara keseluruhan, terdapat 6 kategori peringkat atau rangking dalam Federasi Bulutangkis Dunia. Keenam Kategori Peringkat tersebut diantaranya adalah Tunggal Putra, Tunggal Putri, Ganda Putra, Ganda Putri, Ganda Campuran dan Peringkat Tim Nasional Negara Anggota.

10 Besar Tim Nasional (Timnas)

Rank Timnas Negara Jumlah Poin
1 China 16200
2 Jepang 14600
3 Korea Selatan 11800
4 Indonesia 11150
5 Denmark 10150
6 Malaysia 8500
6 India 8500
8 Taiwan (Taipei) 8100
9 Thailand 7750
10 Jerman 7250

10 Besar Tunggal Putra

Rank Nama Pemain Negara Jumlah Poin
1 Chen Long China 94951
2 Jan O Jorgensen Denmark 72367
3 K. Srikanth India 69164
4 Kento Momota Jepang 65103
5 Lin Dan China 64777
6 Viktor Axelsen Denmark 61419
7 Wang Zhengming China 60190
8 Chou Tien Chen Taiwan 59768
9 Son Wan Ho Korea Selatan 57735
10 Parupalli Kashyap India 56541

10 Besar Tunggal Putri

Rank Nama Pemain Negara Jumlah Poin
1 Carolina Marin Spanyol 80612
2 Saina Nehwal India 79192
3 Ratchanok Intanon Thailand 69587
4 Li Xuerui China 69337
5 Tai Tzu Ying Taiwan 67840
6 Wang Shixian China 67810
7 Sung Ji Hyun Korea 66398
8 Wang Yihan China 66328
9 Nozomi Okuhara Jepang 59964
10 Akane Yamaguchi Jepang 57935

10 Besar Ganda Putra

Rank Nama Pemain Negara Jumlah Poin
1 Lee Yong Dae/ Korea 80612
Yoo Yeon Seong
2 Mathias Boe/ Denmark 73830
Carsten Mogensen
3 Chai Biao/ China 69485
Hong Wei
4 Hendra Setiawan/ Indonesia 67637
Mohammad Ahsan
5 Hiroyuki Endo/ Jepang 64957
Kenichi Hayakawa
6 Fu Haifeng/ China 63297
Zhang Nan
7 Lee Sheng Mu/ Taiwan 61241
Sai Chia Hsin
8 Ko Sung Hyun/ Korea 60490
Shin Baek Choel
9 Liu Xiaolong/ China 59420
Qiu Zihan
10 Mads Conrad P/ Denmark 56467
Mads Pieler K

10 Besar Ganda Putri

Rank Nama Pemain Negara Jumlah Poin
1 Misaki Matsumoto/ Jepang 79479
Ayaka Takashi
2 Wang Xiaoli/ China 75240
Yu Yang
3 Luo Ying/ China 72160
Luo Yu
4 Kamilla Rytter J/ Denmark 64130
Christinna Pedersen
5 Nitya Krishinda M/ Indonesia 62882
Greysia Polii
6 Reika Kakiiwa/ Jepang 60690
Miyuki Maeda
7 Tian Qingzhao/ China 53650
Yunlei
8 Eefje Muskens/ Belanda 51485
Selena Piek
9 Ma JinTang/ China 49759
Yuanting
10 Lee So Hee/ Korea 48310
Shin Seung Chan

10 Besar Ganda Campuran

Rank Nama Pemain Negara Jumlah Poin
1 Zhang NanZhao/ China 99785
Yunlei
2 Xu Chen/ China 82981
Ma Jin
3 Tontowi Ahmad/ Indonesia 78982
Liliyana Natsir
4 Liu Cheng/ China 75200
Bao Yixin
5 Joachim Fischer N/ Denmark 71624
Christinna P
6 Lu KaiHuang/ China 62740
Yaqiong
7 Chris Adcock/ Inggris 61934
Gabrielle Adcock
8 Lee Chun Hei Reginald/ Hongkong 55745
Chau Hoi Wah
9 Riky Widianto/ Indonesia 54760
Puspita Richi Dili
10 Ko Sung Hyun/ Korea 54115
Kim Ha Na

Itulah 10 Besar Peringkat Bulutangkis Dunia (Peringkat BWF) yang  bisa kita lihat. Semoga Indonesia dan negara lain bisa bangkit dan bersaing dengan negara penguasa bulu tangkis saat ini seperti India, China, Korea, Jepang dan Denmark.

5 Pebulu Tangkis Putra Indonesia Terbaik Sepanjang Masa – Prestasi bulu tangkis Indonsesia saat ini meredup. sangat memprihatinkan tentunya. Sejatinya Indonesai adalah negara terbaik di olahraga bulu tangkis, yang ditakuti dunia. Indonesia sangat menodminasi semua ajang bulu tangkis. All England, olimpiade, Sea Games, Asean Games, Thomas dan Uber, dan beberapa lainnya seperti Indonesia Open. Sayang predikat tersebut tidak bisa dipertahankan karena inkonsisten dan penyebab serta alasan yang sering muncul jika gagal juara.

Walaupun demikian, sejarah tak bisa dirubah. Sejarah tetap sejarah, dan Indonesia adalah sejarahnya. Sejarah mencatat kalau Indonesia adalah yang terbaik. Semoga semangat pendahulu, bisa dilanjutkan dan menjadi motivasi untuk atlet-atlet sekarang.

Meskipun prestasi bulu tangkis Indonesia sedang menurun tajam, namun beberapa nama pebulu tangkis telah mengharumkan Merah-Putih. Bahkan diantaranya tergores dalam lembar sejarah di dunia. Berikut 5 pebulutangkis putra terbaik Indonesia sepanjang sejarah. Ini dia , 5 Pebulu Tangkis Putra Indonesia Terbaik Sepanjang Masa  yang sangat membanggakan Indonesia dengan prestasi fantastias yang diraihyang membuat dunia tercengang

1. Rudy Hartono Kurniawan

5-Pebulu-Tangkis-Putra-Indonesia-Terbaik-Sepanjang-Masa-Rudi-HArtono35-Pebulu-Tangkis-Putra-Indonesia-Terbaik-Sepanjang-Masa-Rudi-HArtono3

Sejarah menulisnya lebih singkat dengan Rudy Hartono. Hingga saat ini rekor 8 kali juara All England, 7 diantaranya direbut secara berturut turut belum bisa terpecahkan. Di luar All England, hampir semua gelar pernah diraihnya termasuk Thomas Cup dan World Cup yang terakhir dilakoninya pada 1980. Rudy juga pernah menerima Tanda Kehormatan Republik Indonesia Bintang Jasa Utama. Rudy juga pernah satu kali membintangi film layar lebar berjudul “Matinya Seorang Bidadari” pada tahun 1971.

2. Liem Swie King

5-Pebulu-Tangkis-Putra-Indonesia-Terbaik-Sepanjang-Masa-Leim-Swie-King

Merupakan generasi emas kedua di tunggal putra. King dianggap penerus kejayaan yang ditinggal Rudy Hartono. Tiga kali gelar All England dan empat runner-up dirasakan pebulutangkis kelahiran Kudus, 28 Februari 1956 ini. Gaya smash yang dilakukannya sambil melompat menjadi cirikhasnya hingga melahirkan julukan “King Smash”. Seperti halnya Rudy Hartono, Liem Swie King pun pernah bermain film layer lebar berjudul “Sakura dalam Pelukan”. Bahkan jejak langkahnya difilmkan dengan judul “King”.

3. Alan Budi Kusuma

5-Pebulu-Tangkis-Putra-Indonesia-Terbaik-Sepanjang-Masa-Alan-Budi-kusuma

Permainannya tidak segemilang Rudy Hartono maupun Liem Swie King. Namun prestasi yang telah mengharumkan nama Indonesia untuk pertamakalinya di ajang Olimpiade Barcelona 1992 membuat Alan masuk daftar pebulutangkis terbaik di negeri ini. Alan belum pernah merasakan juara All England maupun Thomas Cup. Namun dengan emas Olimpiade, Alan dianugrahi Tanda Kehormatan Republik Indonesia Bintang Jasa Utama seperti Rudy Hartono.

4. Hariyanto Arbi

5-Pebulu-Tangkis-Putra-Indonesia-Terbaik-Sepanjang-Masa-Hariyanto-Arbi

Pebulutangkis Indonesia yang juga memiliki gelar lengkap. Dua kali gelar All England bisa diraihnya pada 1993, 1994. Juara Thomas Cup pernah dirasakan sebanyak 4 kali (1994, 1996, 1998, 2000), Juara Dunia 1994, 1995 dan beberapa open turnamen lainnya. Yang lebih fenomenal, Hariyanto Arbi merupakan penerus Liem Swie King dalam hal jumping smash. Bahkan Haryanto Arbi dijuluki “Smash 100 watt” karena kecepatannya.

5. Taufik Hidayat

5-Pebulu-Tangkis-Putra-Indonesia-Terbaik-Sepanjang-Masa---taufik-hidayat

Setelah era Haryanto Arbi usai, tak ada pebulutangkis tunggal putra Indonesia yang bisa unjuk gigi. Hingga akhirnya datang nama Taufik Hidayat. Pebulutangkis kelahiran 10 Agustus 1981 ini mampu mengembalikan prestasi bulutangkis Indonesia. Merebut emas Olimpiade Athena 2004, gelar juara dunia juga pernah dirasakannya pada tahun 2004. dan Enam kali juara Indonesia Open. Sayangnya hingga kini Taufik belum mampu merebut gelar All England.

Itulah 5 Pebulu Tangkis Putra Indonesia Terbaik Sepanjang Masa, yang menjadi kebanggan Indonesia dan menjadi idola para pebulu tangkis mudah Tanah Air